top of page

Motivasi Menurun? Apa yang Harus Dilakukan?

  • balepsikologi
  • Jan 28, 2022
  • 3 min read


Motivasi Menurun? Apa yang Harus Dilakukan? Publish Date: 05 September 2020 Aku ingin begini, aku ingin begitu, ingin ini itu banyak sekali. Hayooo yang baca tapi ikutan nyanyi hehe. Jika dapat diartikan, kalimat tersebut menggambarkan bahwa kita sebagai individu memiliki banyak keinginan. Memiliki beragam harapan yang ingin dicapai. Berbagai keinginan dan harapan muncul karena adanya tujuan yang ingin dicapai, sehingga memunculkan motivasi dalam diri individu. Adanya motivasi dalam diri individu muncul karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi. Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, McClelland mengidentifikasi 3 kebutuhan psikologis pada individu, diantaranya yaitu achievement, affiliation, dan power. McClelland menyatakan bahwa terlepas dari usia, jenis kelamin, dan budaya individu memiliki motivasi yang mendorong mereka untuk memenuhi kebutuhan dan salah satunya menjadi motivasi yang dominan. Motivasi dominan yang beragam pada setiap karakteristik individu tergantung pada budaya dan pengalaman hidup. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa pekerja dengan kebutuhan achievement yang tinggi akan menargetkan tujuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki kebutuhan achievement yang rendah. Sebuah studi dilakukan guna mengetahui perbedaan sikap kerja pada karyawan masa lalu dan sekarang terkait faktor motivasi yang mendasarinya. Penelitian ini membandingkan empat hasil survei terkait motivasi yang dilakukan pada tahun 1946, 1980, 1986, dan 1992. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi pada motivasi karyawan dari waktu ke waktu. Selain itu, hasil survei menunjukan bahwa faktor yang memotivasi pekerjaan mereka karena faktor ekstrinsik. Walaupun setiap individu memiliki motivasi dominan yang berbeda, tetapi “good wages” menadi motivator utama. Selain itu, sebuah penelitian dilakukan guna mengetahui bagaimana kebutuhan individu mempengaruhi motivasi, yang ditinjau melalui neuroscientific. Hasil fMRI menunjukkan bahwa keberagaman penghargaan menyebabkan aktivasi saraf yang tumpang tindih pada bagian otak, seperti putamen dan caudate. Maksudnya yaitu adanya penghargaan akan membentuk motivasi kerja dan hal tersebut mendukung teori kebutuhan dari McClelland yang mengungkapkan bahwa individu memiliki motivasi karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi. Adanya motivasi pada individu berguna untuk meningkatkan semangat untuk mencapai suatu tujuan. Lalu bagaimana jika motivasi kalian menurun? Produktivitas sudah berkurang? Sehingga tujuan yang kalian ingin capai menjadi jauh tergapai? Hehehe, tenang, jangan panik. Nih beberapa cara untuk tetap memiliki motivasi dan fokus dalam mencapai tujuan. Hati-hati terhadap penghargaan Sering memberikan penghargaan pada seseorang ketika melakukan sesuatu terkadang dapat mengganggu motivasi. Penelitian menemukan bahwa memberikan penghargaan kepada orang yang melakukan sesuatu karena motivasi instrinsik akan menjadi boomerang bagi diri. Maksudnya yaitu berhati-hatilah dengan sebuah penghargaan ketika kalian melakukan sesuatu. Karena hal tersebut dapat membuat kalian ketergantungan pada penghargaan tersebut dan menurunkan motivasi kalian dalam mencapai beberapa tujuan. Jadikan sebagai sebuah tantangan Ketika hendak menginginkan sesuatu, ingin mencapai suatu tujuan, dan ingin memenuhi kebutuhan, ketika menghadapi situasi tersebut, jadikan situasi tersebut menjadi sebuah tantangan. Lakukan hal yang lebih menarik dan menantang agar kalian terus memiliki motivasi. Fokus untuk menambah waktu kalian untuk dapat melangkah sedikit lebih jauh dari biasanya. Jangan visualisasikan kesuksesan Hal umum yang dilakukan seseorang untuk mencapai kesuksesan yaitu dengan menggambarkan kesuksesan tersebut. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan hal yang tidak menguntungkan. Dengan membayangkan bahwa kalian akan mencapai tujuan yang diinginkan, sebenarnya kalian sedang menghabiskan energi yang tersedia untuk menyelesaikan tugas yang harus kalian selesaikan. Tetap terkontrol Beberapa individu sering kali merasa lebih termotivasi ketika mereka memiliki kendali atas apa yang akan terjadi dan mengontrol apa yang hendak mereka lakukan. Ketika kalian memiliki kendali atas apa yang hendak kalian capai, apa yang kalian inginkan dan apa yang kalian tuju, maka kalian akan merasa memiliki kontribusi pada setiap ide atau langkah yang kalian jalani. Fokus pada proses, bukan hasil Terlalu fokus pada hasil akhir, keberhasilan atau kegagalan dapat merusak motivasi. Dalam sebuah penelitian mengenai perbedaan pola pikir, psikolog bernama Carol Dweck menemukan bahwa mengungkapkan pujian kepada anak, seperti ia pintar atau menarik dapat menurunkan motivasinya dimasa depan. Hal tersebut akan membentuk pola pikir mereka bahwa karakteristik pribadi seperti itu merupakan sifat bawaan dan tidak dapat berubah. Jadi, ketika kalian ingin mencoba suatu hal, ingin mencapai target tertentu, atau menyelesaikan beberapa list tujuan, motivasi memainkan peran penting dalam kesuksesan atau kegagalan kalian. Tetap semangaaat! Source :

  1. Carolyn Wiley.(1995). What motivates employees according to over 40 years of motivation surveys. International Journal of Manpower, Vol. 18 No. 3, 1997, pp. 263-280, University of Tennessee at Chattanooga, Tennessee, USA.

  2. Robert Rybnicek., Sabine Bergner., & Alfred Gutschelhofer.(2017). How individual needs influence motivation effects: a neuroscientific study on McClelland’s need theory Department of Corporate Leadership and Entrepreneurship, University of Graz, Elisabethstrasse 50b/2, 8010 Graz, Austria. DOI 10.1007/s11846-017-0252-1

  3. https://www.verywellmind.com/surprising-ways-to-get-motivated-2795388


Comments


  • WhatsApp
  • Instagram
  • Facebook

087-854-441-946

balepsikologi@gmail.com

Waktu Pelayanan:
Rabu - Minggu
Pukul 9 AM - 15 PM

Alamat :
Jln. Prof Soepomo, Gang Pegadaian No. 18, Pancor
Lombok Timur. 

bottom of page