Apakah Aku Berada DalamToxic Relationship?
- balepsikologi
- Jan 28, 2022
- 2 min read
Apakah Aku Berada Dalam Toxic Relationship?

Dalam suatu hubungan, kita biasa menemui berbagai permasalahan. Baik itu dalam hubungan pertemanan, kerja, lingkungan sosial, maupun dalam hubungan romantis. Permasalahan yang ditemui beragam, dari permasalahan-permasalahan kecil yang bisa diselesaikan secara langsung, hingga permasalahan besar yang butuh mediasi orang ketiga sebagai penyelesaiannya. Adanya permasalahan dalam suatu hubungan adalah hal yang normal. Namun, jika permasalahan tersebut terjadi berulang-ulang dan sudah mengganggu kalian secara fisik maupun psikologis, bisa jadi kalian sedang berada dalam toxic relationship loh.
Toxic relationship adalah suatu hubungan tidak sehat yang ditandai dengan adanya perilaku berulang yang merusak kondisi fisik dan menyakiti perasaan diri sendiri maupun pasangan atau orang lain yang berada pada hubungan tersebut. Biasanya, terdapat kecemburuan berlebih, sikap posesif, dominasi, manipulasi, putus asa, keegoisan, maupun penolakan dalam toxic relationship. Hal ini bila terus berulang, bisa menyebabkan terjadinya kekerasan, baik kekerasan fisik maupun verbal.
Berikut beberapa perilaku yang bisa menjadi penunjuk bahwa hubungan yang kita jalani berada dalam toxic relationship.
Berperilaku egois ataupun menuntut, seolah-olah memiliki kekuasaan pada pasangan.
Menunjukkan sikap tunduk ataupun dominasi.
Menggunakan paksaan ataupun manipulasi emosional untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
Menganggap perilaku berlebihan tersebut sebagai bentuk cinta terhadap pasangan.
Selain perilaku di atas, terdapat beberapa tanda kita sedang berada dalam toxic relationship. Tanda yang paling simple adalah kita sudah tidak merasa hubungan yang kita jalani menyenangkan dan membuat bahagia, justru sebaliknya, hubungan tersebut membuat kita merasa sedih, pasrah, marah, maupun cemas secara konsisten. Selain itu, kita mungkin iri melihat hubungan orang lain yang terlihat bahagia. Toxic relationship memiliki dampak yang cukup mengkhawatirkan. Seseorang yang berada dalam toxic relationship bisa saja mengalami perubahan negatif dalam kesehatan mental, kepribadian, maupun harga dirinya. Dia bisa saja mengalami depresi, kecemasan, ataupun gangguan makan. Bahkan, seseorang yang berada dalam toxic relationship bisa terus merasa gugup dan tidak nyaman, terutama saat berada di sekitar pasangan. Terkadang dia tidak bisa menyuarakan kekhawatiran kepada orang yang dianggap penting di hidupnya. Toxic relationship bisa menyakiti baik secara fisik maupun mental. Jika kalian berada dalam bahaya fisik, kalian mungkin perlu melibatkan pihak berwenang. Namun, jika kalian merasa dirugikan secara mental ataupun emosional akibat hubungan tersebut, cobalah analisis dan putuskan, apakah masalah tersebut masih bisa diselesaikan atau tidak. Baik diselesaikan hanya bersama pasangan, ataupun dengan bantuan orang lain yang dekat atau profesional. Satu hal yang perlu diperhatikan oleh orang yang terlibat dalam toxic relationship, yaitu cinta tidak seharusnya menghilangkan kebahagiaan dan kegembiraan kita. Jika situasi dalam hubungan itu lebih negatif daripada positif, maka sesuatu perlu diubah. Source: https://pijarpsikologi.org/toxic-relationship-ketika-sebuah-hubungan-tidak-lagi-menghubungkan/ https://www.psychalive.org/toxic-relationship/ https://www.cekaja.com/info/pengertian-toxic-relationship-beserta-cirinya/ https://time.com/5274206/toxic-relationship-signs-help/
Comments